Studi Industri Tepung Terigu (Gandum)

Indonesia adalah negara pengimpor gandum terbesar ke-6 setelah Jepang dengan rata-rata volume impor di atas 5 juta ton per tahun. Saat ini kebutuhan tepung terigu di Indonesia mencapai hampir 6,0 juta ton pertahun yang dipenuhi oleh sekitar 29 perusahaan tepung terigu di Indonesia dan sekitar 9,0% berasal dari tepung terigu impor.

Pada industri besar modern, industri mie merupakan pengguna tepung terigu paling besar, diikuti dengan industri biskuit dan bakery. Sementara pada industri rumah tangga, industri bakery merupakan pengguna tepung terigu paling besar dan diikuti oleh industri mie dan biskuit.

Selain bertambahnya jumlah penduduk, faktor perubahan pola makan masyarkat yang telah bergeser pada makanan yang berbasis tepung terigu merupakan faktor meningkatnya konsumsi gandum di Indonesia. Namun demikian kondisi tersebut tidak berbanding lurus dengan produksi gandum di Indonesia sehingga mengharuskan impor gandum.

China, India dan USA merupakan penghasil gandum tertinggi di dunia. USA merupakan negara asal impor gandum terbesar di Indonesia ketiga setelah Australia dan Canada. Volume impor gandum dalam kurun waktu 2009 hingga 2014 fluktuatif, dengan tingkat pertumbuhan paling tinggi adalah pada tahun 2010 – 2011, yaitu sebanyak 19,7% dan nilai FOB melonjak hingga 57,9%.

 

Download PDF